Jumat, 28 September 2012
tanda tanda pacar mulaijenuh
Menghindar
Jika pasangan Anda mulai menghindari Anda dengan alasan sibuk dan lebih tenggelam dalam dunia mereka sendiri, ini adalah tanda yang paling umum untuk mengetahui apakah pacar Anda kehilangan minat pada Anda atau tidak.
Lebih banyak dengan teman-teman
Ada saat ketika Anda lebih penting baginya daripada teman-temannya! Jika pacar Anda lebih banyak habiskan waktu dengan teman-temannya saat ini dan tidak menghabiskan waktu dengan Anda seperti dulu, maka itu adalah tanda bahwa pacar Anda telah kehilangan minat pada Anda.
Dekat dengan yang baru
Kadang-kadang, seorang wanita dapat kehilangan rasa cinta ketika seseorang yang baru memasuki hidupnya dan terus-menerus berusaha mengambil posisi Anda. Jika pacar Anda terlalu dekat dengan teman laki-laki, maka dapat menjadi tanda bahwa dia kehilangan minat pada Anda.
Kurangnya keintiman
Ini adalah salah satu tanda yang paling umum untuk mengetahui apakah pacar Anda atau pasangan kehilangan minat pada Anda atau tidak. Gampangnya, bila Anda kehilangan minat dengan pasangan Anda, maka Anda tidak pernah mendapatkan dalam mood untuk bercinta
Mulai tidak nurut
Saat dia mulai cuek dan tidak menurut kepada anda, ini adalah tanda si dia mulai kehilangan respect terhadap diri anda. Penyebabnya banyak, mulai dari hilangnya sisi kepemimpinan anda sebagai seorang pria, tidak lagi tegas, dan tidak lagi menarik atau worth casting.
Ciri-Ciri cewek yang Minta Putus (Selingkuh)
Beberapa tanda-tanda pacar mulai bosen sama kamu bisa keliatan loh. Kita liat deh ciri-ciri pacar yang mau ngajak putus berikut :
* Pasangan mulai menjaga jarak
Lampu merah pertama bagi hubungan kamu adalah kalo pasangan mulai menjaga jarak, baik secara emosional mau pun secara fisik. Menjaga jarak secara fisik bisa terlihat saat pasangan mulai tidak punya waktu buat kamu.
* Si dia mengubah kebiasaannya
Satu tanda utama dari hubungan bermasalah lainnya adalah pasangan mengubah semua agenda rutinnya untuk mengurangi waktu berdua sama kamu. Alasannya bisa beragam, sibuk kuliah, promosi jabatan di kantor, sibuk kerja, atau kesibukan lainnya.
* Gak menepati janji
Cewek cowok pasti ingin pacarnya menepati janjinya, kita sama” mengerti kalo membatalkan janji penting yang udah direncanain jauh hari maka bisa bikin kesal. Nah hal ini bisa jadi pemikiran pasangan kita kalo kita udah ga pantes, akhirnya minta putus deh.
* Bikin Kesel
Biasanya, seseorang yang gak ingin melanjutkan hubungan cenderung bersikap menyebalkan. Mungkin aja dia sering mengomentari atau mengeluh hal” yang ada di kamu. Pokonya suka melakukan hal” yng bikin kamu kesel deh, yang akhirnya juga minta putus.
* Jarang mengungkapkan kasih sayang
Yang biasanya doi selalu mengungkapkan rasa sayangnya sama kamu, tpi tiba” aja kamu ngerasa ada yng beda, dia jadi jarang ngungkapin sayang sama kamu. Bisa jadi dia udah mulai bosan sama kamu atau punya pacar baru (selingkuh), jadi siap” aja minta putus.
* Bersikap masa bodo atau cuek
Dia mulai ga perduli sama kamu, jarang sms atau telpon kamu lagi. Kadang malah suka ngebatalin janji gak bilang”. pokonya kalo kamu ngerasa dia udah cuek sama kamu berarti siap”lah minta putus.
* Keintiman fisik berkurang dan perlahan menghilang
Kontak fisik dengan pasangan akan berkurang kalo si dia terkena penyakit “jaga jarak secara fisik” tahap lanjut. Kontak fisik seperti pegangan tangan, pelukan, atau ciuman bisa menunjukkan romantisme antara kamu dan pasangan. Hubungan tanpa kontak fisik akan menjadi hubungan yang sia-sia. Bisa jadi dia sudah memiliki orang lain.
* Selalu berbeda pendapat.
Hal ini cenderung terjadi pada setiap hubungan. Tapi kalo si dia gak lagi berusaha mencari solusi atau bersikap kompromis tentang hal sepele, itu sudah pertanda dia ingin putus.
Itulah beberapa tips mengetahui Ciri-Ciri Pacar yang Minta Putus (Selingkuh). Kalo pacar kamu udah nunjukin tanda-tanda diatas, berarti kamu siap” buat diputusin atau minta putus.
Minggu, 24 Juni 2012
5 Tips Memiliki Kehidupan yang Anda Inginkan
1. Percaya Pada Diri Anda Sendiri
“Saya sadar bahwa saya adalah seorang pemenang di akhir tahun 60an. Saya sadar bahwa saya ditakdirkan untuk melakukan hal-hal besar. Orang-orang akan berkata bahwa pemikiran semacam itu terkesan sombong dan terkesan seperti lupa daratan. Saya setuju, rendah diri bukanlah kata yang saya terapkan dalam diri saya – dan semoga tidak pernah saya terapkan.”“Kita semua memiliki kekuatan dalam diri kita. Kekuatan tersebut adalah keyakinan diri sendiri; sikap untuk menjadi pemenang. Anda harus melihat diri anda sebagai seorang pemenang sebelum anda memperoleh kemenangan. Anda harus merasa lapar dan anda harus memiliki kemauan untuk menaklukan segala hal.”
“Pikiran anda adalah batasnya. Selama pikiran anda bisa melihat fakta bahwa anda bisa melakukan sesuatu, anda pasti bisa melakukannya, asalkan anda percaya 100% anda bisa.”
Kepercayaan diri yang sangat kuat akan sangat membantu anda.
Meskipun terdengar konyol, kepercayaan diri anda sangat menentukan perjalanan dan hasil yang akan anda raih. Namun masalah yang sering muncul dari pernyataan seperti “Percayalah pada dirimu sendiri!” adalah pernyataan tersebut tidak disertai dengan instruksi-instruksi praktis supaya anda lebih mempercayai diri anda sendiri, sehingga anda kadang merasa sulit untuk mencapai tujuan anda.
Ada beberapa hal yang terbukti sangat membantu untuk menyelesaikan masalah ini.
- Pertama, dengan menyadari bahwa anda mampu mengatasi semua hal-hal negatif yang merintangi anda, kepercayaan diri dan kemampuan anda akan tumbuh.
- Kedua, anda juga bisa melakukan proses serupa sesuai dengan keinginan anda. Dengan menentukan tujuan dan akhirnya mencapai tujuan tersebut; rasa percaya diri anda juga akan meningkat.
Ada sisi lain dari tantangan ini. Kurangnya rasa percaya diri biasanya disebabkan oleh ’sabotase’ dari dalam diri anda sendiri, keyakinan yang anda batasi dan pergumulan dalam pikiran anda. Intinya adalah anda menahan diri anda sendiri.
Memiliki pegangan yang cukup baik dalam mengendalikan diri anda akan membantu anda untuk melihat apa yang ingin anda lakukan. Karena, seperti yang dikatakan oleh Arnold, anda harus mampu untuk memvisualisasikan apa yang ingin anda lakukan atau anda akan sulit untuk mewujudkan visi anda menjadi sebuah kenyataan. Dengan belajar mengendalikan pikiran anda, akan lebih mudah untuk menanamkan visi anda hari demi hari, minggu demi minggu. Anda akan lebih bertahan terhadap ’sabotase’ dari dalam diri anda sendiri, dan seiring dengan itu keyakinan anda pun akan lebih kuat jika suatu saat anda dipertanyakan oleh orang lain.
2. Lihatlah Perjuangan dan Kegagalan Sebagai Sesuatu yang Positif
“Kekuatan bukan berasal dari kemenangan. Perjuangan andalah yang membuat anda kuat. Ketika anda melalui tantangan dan memutuskan untuk tidak menyerah, itulah kekuatan”Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Kegagalan merupakan bagian dari perjalanan anda, bagian dari proses belajar. Masalahnya adalah jika anda memiliki mental yang buruk yang mengatakan bahwa setiap kegagalan berarti akhir dari segalanya. Hal ini bisa menghambat anda dari bekerja secara optimal, atau bahkan menghentikan anda dari mengambil sebuah tindakan. Kunci untuk mengatasi hambatan ini adalah dengan mengolah mental agar anda selalu mengatakan bahwa peluang akan selalu ada. Hal ini juga akan membantu anda untuk tidak terlalu serius dalam menanggapi kemunduran.
Salah satu cara untuk membantu diri anda sendiri untuk mengembangkan mental semacam itu adalah dengan menggantikan beberapa hal yang selama ini menjadi sumber informasi anda – seperti berita atau iklan. Gantikan dengan informasi yang berasal dari pembicara atau penulis pengembangan diri. Cara lain adalah dengan bergaul dengan lebih banyak orang yang memiliki mental tersebut.
Anda dikatakan benar-benar gagal hanya jika anda berhenti dan menyerah. Jika anda teruskan, justru akan membangun kekuatan dalam diri anda untuk hidup dan berjalan melalui tantangan tersebut. Jika anda melihat ke belakang dan belajar dari kegagalan anda, anda akan memperdalam pengetahuan yang anda miliki, bahkan mungkin anda akan mampu menghindari beberapa kesalahan dan menemukan cara lain untuk mencapai tujuan anda.
Ingatlah bahwa untuk mencapai sukses anda membutuhkan kegagalan-kegagalan tersebut. Kegagalan membuat anda menjadi lebih kuat serta lebih pintar. Gabungan kedua hal tersebut merupakan kunci dari kesuksesan anda.
3. Lakukan Lebih Banyak dari yang Diminta
“Tiga atau empat gerakan terakhirlah yang akan membuat otot anda berkembang. Tingkat sakit yang anda rasakan, yang membedakan antara pemenang dan pecundang. Hal inilah yang tidak dimiliki semua orang; keberanian untuk terus maju dan berkata, mereka akan menahan rasa sakit apapun yang terjadi”Lakukan lebih banyak dari yang diminta. Hal ini memang tidaklah mudah. Saya mengatakan hal ini tidak mudah karena saya terlalu lama berpikir. Masalahnya, berpikir terlalu lama cenderung membawa anda pada pikiran-pikiran negatif dimana anda justru akan menggunakan pikiran anda tersebut untuk mengurangi kekuatan anda melalui keragu-raguan. Jika anda menjumlahkan seluruh waktu berpikir anda yang terlalu lama itu, anda bisa menghabiskan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun hidup anda.
Akan lebih bermanfaat jika anda berhenti berpikir ketika semua hal yang diperlukan sudah dipikirkan. Lalu lakukan apa yang anda pilih.
4. Berolahragalah
“Latihan memberi kita penyaluran atas energi terpendam yang berasal dari stress dan menyeimbangkan diri dengan jiwa; sama halnya dengan olahraga untuk mengkondisikan tubuh anda”Ya, berolahraga sangat bermanfaat dalam banyak hal. Salah satu cara untuk merubah perasaan marah, negatif atau lemah adalah dengan berolahraga. Berolahraga sangat baik karena untuk melakukannya anda tidak tergantung pada pikiran anda. Anda hanya perlu membawa diri anda ke tempat yang anda mau dan menggerakan tubuh anda untuk melakukan beberapa gerakan tertentu untuk mencapai hasil yang diinginkan.
5. Bantulah Orang Lain
“Bantulah orang lain dan balaslah kebaikan orang lain. Saya jamin anda akan menemukan bahwa imbalan terbesar yang anda terima adalah kelimpahan dan makna baru dalam hidup anda”Membantu orang lain merupakan hal yang sangat berharga. Selain memperkaya hidup anda sendiri, anda juga membina hubungan dengan banyak orang, dan hukum balas budi, yaitu dorongan untuk memberikan sesuatu bagi orang lain, sangatlah kuat dalam diri setiap orang. Jika anda memberikan mereka sesuatu yang bernilai dan membantu mereka, maka mereka pun akan bersedia membantu anda jika anda membutuhkannya.
Hal ini akan mengarahkan tindakan dan pikiran anda menuju arah yang positif yang tentunya akan sangat bermanfaat bagi kita semua
Sabtu, 12 Mei 2012
Pria adalah manusia yang tidak suka ribet.
mengintip 10 cara lelaki benar" taq mencintai anda
1. Si Dia berhenti menghubungi Anda setelah beberapa kali jalan bareng. Ketika Anda meneleponnya, ia mengatakan sedang sibuk dan berjanji akan menelepon Anda. Kenyataannya, ia tak pernah menelepon Anda lagi!
2. Ia tak pernah ingin tahu hal-hal kecil tentang diri Anda, misalnya kapan ulang tahun Anda, berapa orang saudara Anda, atau kemana Anda menghabiskan weekend saat tak bersamanya.
3. Usai kencan, ia enggan mampir ke rumah Anda karena tak ingin bertemu dengan orangtua atau saudara-saudara Anda. Alasannya, waktunya sangat terbatas dan harus melakukan kegiatan lain.
4. Ia tidak ingin terlibat terlalu jauh dalam hidup Anda. Misalnya, tak pernah bersedia mengantarkan Anda ke dokter, menemani Anda menghadiri resepsi perkawinan, atau tidak menawarkan diri untuk menemani Anda menjenguk keluarga yang sakit.
5. Ia sering membatalkan janji di saat-saat terakhir, bahkan seringkali tanpa memberitahu Anda. Padahal, Anda sudah mengosongkan waktu pada hari tersebut. Atau sebaliknya, mendadak mengajak Anda berkencan.
6. Saat hanya berdua, ia memperlakukan Anda seperti pacar. Namun ketika jalan bareng dan kebetulan bertemu teman-temannya, ia menjauh dari Anda dan tidak memperkenalkan Anda.
7. Saat ngobrol, ia tidak menaruh perhatian pada apa yang Anda katakan, dan sering memotong pembicaraan Anda untuk menyampaikan sesuatu yang tak ada hubungannya dengan apa yang Anda katakan.
8. Saat Anda menelepon dan mengajaknya bertemu, ia menolak dengan alasan sibuk. Malamnya, teman Anda menelepon dan mengatakan melihat pasangan Anda tengah dugem di sebuah club.
9. Ia hanya mau bertemu Anda di hari kerja, dan tak pernah menelepon saat weekend. Apalagi mengajak Anda bertemu! Ia juga bersikap seolah hal tersebut tidak perlu dibicarakan.
10. Anda adalah pihak yang selalu meneleponnya, atau mengajaknya bertemu.
1. Si Dia berhenti menghubungi Anda setelah beberapa kali jalan bareng. Ketika Anda meneleponnya, ia mengatakan sedang sibuk dan berjanji akan menelepon Anda. Kenyataannya, ia tak pernah menelepon Anda lagi!
2. Ia tak pernah ingin tahu hal-hal kecil tentang diri Anda, misalnya kapan ulang tahun Anda, berapa orang saudara Anda, atau kemana Anda menghabiskan weekend saat tak bersamanya.
3. Usai kencan, ia enggan mampir ke rumah Anda karena tak ingin bertemu dengan orangtua atau saudara-saudara Anda. Alasannya, waktunya sangat terbatas dan harus melakukan kegiatan lain.
4. Ia tidak ingin terlibat terlalu jauh dalam hidup Anda. Misalnya, tak pernah bersedia mengantarkan Anda ke dokter, menemani Anda menghadiri resepsi perkawinan, atau tidak menawarkan diri untuk menemani Anda menjenguk keluarga yang sakit.
5. Ia sering membatalkan janji di saat-saat terakhir, bahkan seringkali tanpa memberitahu Anda. Padahal, Anda sudah mengosongkan waktu pada hari tersebut. Atau sebaliknya, mendadak mengajak Anda berkencan.
6. Saat hanya berdua, ia memperlakukan Anda seperti pacar. Namun ketika jalan bareng dan kebetulan bertemu teman-temannya, ia menjauh dari Anda dan tidak memperkenalkan Anda.
7. Saat ngobrol, ia tidak menaruh perhatian pada apa yang Anda katakan, dan sering memotong pembicaraan Anda untuk menyampaikan sesuatu yang tak ada hubungannya dengan apa yang Anda katakan.
8. Saat Anda menelepon dan mengajaknya bertemu, ia menolak dengan alasan sibuk. Malamnya, teman Anda menelepon dan mengatakan melihat pasangan Anda tengah dugem di sebuah club.
9. Ia hanya mau bertemu Anda di hari kerja, dan tak pernah menelepon saat weekend. Apalagi mengajak Anda bertemu! Ia juga bersikap seolah hal tersebut tidak perlu dibicarakan.
10. Anda adalah pihak yang selalu meneleponnya, atau mengajaknya bertemu.
Kamis, 10 Mei 2012
10 Kesalahan Besar dalam Perkawinan
Tak ada gading yang tak
retak. Begitu kata pepatah untuk menggambarkan ketidaksempurnaan kita
sebagai manusia yang kerap melakukan kesalahan. Meski begitu, kesalahan
tetap bisa dihindari atau diperbaiki. Termasuk kesalahan-kesalahan yang
kerap kita lakukan dalam perkawinan. Nah, berikut ini sejumlah kesalahan
yang paling sering dilakukan pasangan dalam sebuah perkawinan yang tak
jarang memberi dampak amat buruk yaitu perceraian. Karena itu, simak baik-baik dan sedapat mungkin hindarilah.
1.Kurang Menghormati
Jangan menjelek-jelekan pasangan kepada teman-teman atau rekan kerja. Ingat, Anda dan suami/istri saling membutuhkan dan masing-masing juga harus tahu bahwa dirinya dihormati pasangan.
Jangan menjelek-jelekan pasangan kepada teman-teman atau rekan kerja. Ingat, Anda dan suami/istri saling membutuhkan dan masing-masing juga harus tahu bahwa dirinya dihormati pasangan.
2. Tak Mengindahkan atau Mendengarkan
Jangan memberikan perhatian lebih kepada komputer, teve, dan lainnya sementara pasangan sedang berada di sisi kita. Perhatikan pula bahasa tubuh pasangan karena dari situ kita juga bisa tahu, apa yang sebetulnya ia inginkan.
Jangan memberikan perhatian lebih kepada komputer, teve, dan lainnya sementara pasangan sedang berada di sisi kita. Perhatikan pula bahasa tubuh pasangan karena dari situ kita juga bisa tahu, apa yang sebetulnya ia inginkan.
3. Kurang Gairah
Padamnya gairah, tak ada lagi kemesraan apalagi keintiman, merupakan tanda-tanda bahaya dari sebuah perkawinan. Jangan tunggu lebih lama lagi. Segeralah cari nasihat dari penasihat perkawinan atau dokter yang bisa membantu jika memang harus dilakukan pengobatan tertentu. Jangan biarkan pasangan Anda bertanya, mengapa Anda tidak tertarik (lagi) pada seks.
Padamnya gairah, tak ada lagi kemesraan apalagi keintiman, merupakan tanda-tanda bahaya dari sebuah perkawinan. Jangan tunggu lebih lama lagi. Segeralah cari nasihat dari penasihat perkawinan atau dokter yang bisa membantu jika memang harus dilakukan pengobatan tertentu. Jangan biarkan pasangan Anda bertanya, mengapa Anda tidak tertarik (lagi) pada seks.
4. Selalu Harus Benar & Menang
Sikap selalu menggurui bahkan memerintah pasangan atau harus selalu menang di dalam setiap percakapan, juga merupakan bahaya besar yang mengancam kehidupan perkawinan. Jarang sekali ada orang yang bisa bertahan menyintai pasangan yang selalu mau menang sendiri, inginnya dituruti, tak boleh dibantah. Sesekali terimalah, bahwa ada kesalahan yangt telah Anda buat dan jangan selalu menjawab setiap pertanyaan yang sederhana dengan kalimat panjang dengan nada tinggi pula.
Sikap selalu menggurui bahkan memerintah pasangan atau harus selalu menang di dalam setiap percakapan, juga merupakan bahaya besar yang mengancam kehidupan perkawinan. Jarang sekali ada orang yang bisa bertahan menyintai pasangan yang selalu mau menang sendiri, inginnya dituruti, tak boleh dibantah. Sesekali terimalah, bahwa ada kesalahan yangt telah Anda buat dan jangan selalu menjawab setiap pertanyaan yang sederhana dengan kalimat panjang dengan nada tinggi pula.
5. Cerewet
Terlalu banyak bicara juga amat menjengkelkan pasangan kita, lo. Lebih baik bertindak daripada cuma banyak bicara. Jika Anda mengatakan akan megerjakannya, kerjakanlah! Dan bila Anda tidak mau mengerjakannya, tinggalkan!
Terlalu banyak bicara juga amat menjengkelkan pasangan kita, lo. Lebih baik bertindak daripada cuma banyak bicara. Jika Anda mengatakan akan megerjakannya, kerjakanlah! Dan bila Anda tidak mau mengerjakannya, tinggalkan!
6. Sindiran Menyakitkan
Jika pasangan berbicara dengan gaya dan kalimat yang menyakitkan, coba pikirkan baik-baik, kemudian tenangkan hati dan jangan membantah atau balik menyerang. Cobalah mengerti, pasangan sedang tidak memiliki rasa humor atau tengah senssitif. Jika keadaan sudah tenang, ajak ia bicara baik-baik. Tak perlu balas menyindir atau melontarkan kata-lata menyakitkan karena masalah tak akan pernah selesai dengan cara seperti itu.
Jika pasangan berbicara dengan gaya dan kalimat yang menyakitkan, coba pikirkan baik-baik, kemudian tenangkan hati dan jangan membantah atau balik menyerang. Cobalah mengerti, pasangan sedang tidak memiliki rasa humor atau tengah senssitif. Jika keadaan sudah tenang, ajak ia bicara baik-baik. Tak perlu balas menyindir atau melontarkan kata-lata menyakitkan karena masalah tak akan pernah selesai dengan cara seperti itu.
7. Ketidakjujuran
Berbohong dan mempunyai rahasia di dalam perkawinan hanya akan menciptakan jarak alias jurang pemisah dia antara Anda berdua. Awalilah kehidupan perkawinan dengan kejujuran dan niat tulus untuk tidak akan berbohong dan bersikap tak jujur pada belahan jiwa.
Berbohong dan mempunyai rahasia di dalam perkawinan hanya akan menciptakan jarak alias jurang pemisah dia antara Anda berdua. Awalilah kehidupan perkawinan dengan kejujuran dan niat tulus untuk tidak akan berbohong dan bersikap tak jujur pada belahan jiwa.
8. Menyebalkan
Jelas, suatu perilaku buruk yang terus saja dilakukan, akan membuat pasangan kesal dan sebal. Ingat, lo, kesabaran manusia ada batasnya. Jika Anda selalu mengritik segala tindakan pasangan, kelewat mencampuri urusannya sampai terkesan mendikte, tak pernah “absen” memberi komentar, jangan salahkan pasangan jika satu saat ia berpaling ke lain hati. Coba, deh, tempatkan diri di posisi dia. Pasti Anda pun akan melakukan hal sama. Jadi, berhentilah bersikap menyebalkan.
Jelas, suatu perilaku buruk yang terus saja dilakukan, akan membuat pasangan kesal dan sebal. Ingat, lo, kesabaran manusia ada batasnya. Jika Anda selalu mengritik segala tindakan pasangan, kelewat mencampuri urusannya sampai terkesan mendikte, tak pernah “absen” memberi komentar, jangan salahkan pasangan jika satu saat ia berpaling ke lain hati. Coba, deh, tempatkan diri di posisi dia. Pasti Anda pun akan melakukan hal sama. Jadi, berhentilah bersikap menyebalkan.
9. Egois & Pelit
Giliran belanja untuk keperluan sendiri, Anda tidak peduli berapa besarnya harus mengeluarkan uang namun begitu untuk keperluan pasangan, Anda tiba-tiba berubah menjadi seorang juru hitung yang amat handal. Kalau mengajak makan di restoran, Anda selalu memilih yang termurah atau bermuka masam ketika sanak keluarganya datang berkunjung ke rumah. Nah, tanggalkan sikap-sikap yang menjengkelkan seperti itu. Ingat, Anda dan pasangan adalah belahan jiwa yang saling memerlukan dan harusnya saling mengisi.
Giliran belanja untuk keperluan sendiri, Anda tidak peduli berapa besarnya harus mengeluarkan uang namun begitu untuk keperluan pasangan, Anda tiba-tiba berubah menjadi seorang juru hitung yang amat handal. Kalau mengajak makan di restoran, Anda selalu memilih yang termurah atau bermuka masam ketika sanak keluarganya datang berkunjung ke rumah. Nah, tanggalkan sikap-sikap yang menjengkelkan seperti itu. Ingat, Anda dan pasangan adalah belahan jiwa yang saling memerlukan dan harusnya saling mengisi.
10. Pemarah
Setiap pasangan harus dapat menghadapi konflik dengan cara yang positif. Jika Anda memiliki sifat pemarah, mungkin Anda dapat memenangkan perselisihan yang terjadi namun pada akhirnya malah bisa mengakibatkan kehilangan semuanya. Anda tak mau hal itu terjadi, kan?
Setiap pasangan harus dapat menghadapi konflik dengan cara yang positif. Jika Anda memiliki sifat pemarah, mungkin Anda dapat memenangkan perselisihan yang terjadi namun pada akhirnya malah bisa mengakibatkan kehilangan semuanya. Anda tak mau hal itu terjadi, kan?
Sabtu, 25 Februari 2012
pernah kah anda emosi ???
setiap manusia normal pst pernah mengalami yg namanya emos
tentu hrs ada porsi dan cara yg tepat utk mengatasi nya
mgkn solusi berikut bs mengurangi ataw......
1. BERWUDHU & SHOLAT
Berwudhu akan mengurangi panasnya "bara" amarah di dalam hati. Dan, sholat akan membuat pernafasan Anda menjadi lebih pelan dan lebih rileks. Ini sebuah cara ampuh untuk menurunkan tekanan psikologis maupun stress.
2. LEBIH RELIGIUS
Jika selama ini Anda kurang aktif di pengajian ataupun kegiatan keagamaan lainnya, kenapa tidak segera memulainya lagi? Berada di Komunitas Spiritual, akan membantu diri kita mencapai prospek filosofi yang positif. Dan, ini pada akhirnya akan mengekang segala kesinisan, amarah, dan juga agresi.
3. SERINGLAH TERTAWA
Amarah dan humor memang tidak sama dan tak mungkin dalam satu waktu. Sehingga jika Anda mau tertawa, dan tak ada salahnya Anda menertawakan diri sendiri pada saat suasana mulai tidak mengenakkan hati...maka amarah yang siap keluar bakal mereda, jika Anda bisa menganggap tragedi itu hanyalah sebuah "banyolan" belaka.
4. MENDENGARKAN
Cobalah untuk menutup mulut, diam...mendengarkan. Sudah banyak bukti, bahwa diam sanggup meredam amarah, saat bersitegang dengan lawan bicara. Setelah itu, saat Anda berbicara, maka nada bicara Anda akan terdengar lebih bijak. Ini bisa membuat orang lain belajar kepada Anda.
5. TINGKATKAN EMPATI
Lihatlah situasinya menurut sudut pandang orang lain. Ini akan membuat Anda menemukan kecakapan baru, bahwa Anda bisa merasakan apa yang mereka rasakan. Maka, orang lain akan lebih menghargai Anda.
6. MEMAAFKAN
Betapa pun Anda pernah luka di "hati" yang dalam membekas, cobalah untuk memaafkan...meskipun menurut Anda hal itu tidak mungkin untuk dimaafkan. Cobalah melepaskan amarah dengan memaafkannya. Percayalah, Anda akan merasakan "pelepasan beban" yang membuat hidup jauh lebih ringan untuk dijalani.
7. TOLERANSI
Belajar menerima orang lain seperti apa adanya, bukan ingin menjadikan mereka sesuai kehendak Anda. Dengan sikap toleran ini, maka pada saat Anda berbicara, itu akan lebih didengarkan oleh orang lain.
8. MILIKI SAHABAT KARIB
Seorang sahabat karib, bisa dipercaya, dan dapat memberikan dukungan buat Anda, pada saat diperlukan. Sahabat juga tempat untuk berbagi. Dengan berbagi, gemuruh amarah akan menemukan pelepasannya, sehingga bisa diredakan.
9. BAHASA POSITIF & LUGAS
Meskipun marah karena merasakan ketidak adilan pada diri Anda, tetaplah fokus dan selektif. Gunakan bahasa positif namun lugas, simple, dengan nada suara yang rendah. Ini bisa membuat rasa marah mereda, dan bicara Anda pun akan lebih diperhatikan, dibandingkan jika Anda mengungkapkannya dengan nada tinggi dan keras, apalagi jika sampai memaki dan menghujat...yang mana bisa saja "seluruh isi kebun binatang" keluar dari mulut Anda.
10. MEMELIHARA BINATANG
Nah, daripada "seluruh isi kebun binatang" keluar dari mulut Anda, saat marah...mendingan Anda memelihara hewan kesayangan. Ini tidak menuntut banyak, kecuali makanan dan perhatian. Memelihara hewan kesayangan adalah tindakan bagus dan baik, sebagai awal Anda untuk belajar memperhatikan lingkungan sekitar Anda. Penelitian psikologis, menunjukkan bahwa secara fisik dan emosi, pemilik hewan kesayangan lebih baik, dibandingkan yang tidak memilikinya.
Demikian TIPS 10 LANGKAH MENGENDALIKAN & MENAHAN AMARAH ini. Semoga bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, sesuai dengan keyakinan diri Anda sendiri.
tentu hrs ada porsi dan cara yg tepat utk mengatasi nya
mgkn solusi berikut bs mengurangi ataw......
1. BERWUDHU & SHOLAT
Berwudhu akan mengurangi panasnya "bara" amarah di dalam hati. Dan, sholat akan membuat pernafasan Anda menjadi lebih pelan dan lebih rileks. Ini sebuah cara ampuh untuk menurunkan tekanan psikologis maupun stress.
2. LEBIH RELIGIUS
Jika selama ini Anda kurang aktif di pengajian ataupun kegiatan keagamaan lainnya, kenapa tidak segera memulainya lagi? Berada di Komunitas Spiritual, akan membantu diri kita mencapai prospek filosofi yang positif. Dan, ini pada akhirnya akan mengekang segala kesinisan, amarah, dan juga agresi.
3. SERINGLAH TERTAWA
Amarah dan humor memang tidak sama dan tak mungkin dalam satu waktu. Sehingga jika Anda mau tertawa, dan tak ada salahnya Anda menertawakan diri sendiri pada saat suasana mulai tidak mengenakkan hati...maka amarah yang siap keluar bakal mereda, jika Anda bisa menganggap tragedi itu hanyalah sebuah "banyolan" belaka.
4. MENDENGARKAN
Cobalah untuk menutup mulut, diam...mendengarkan. Sudah banyak bukti, bahwa diam sanggup meredam amarah, saat bersitegang dengan lawan bicara. Setelah itu, saat Anda berbicara, maka nada bicara Anda akan terdengar lebih bijak. Ini bisa membuat orang lain belajar kepada Anda.
5. TINGKATKAN EMPATI
Lihatlah situasinya menurut sudut pandang orang lain. Ini akan membuat Anda menemukan kecakapan baru, bahwa Anda bisa merasakan apa yang mereka rasakan. Maka, orang lain akan lebih menghargai Anda.
6. MEMAAFKAN
Betapa pun Anda pernah luka di "hati" yang dalam membekas, cobalah untuk memaafkan...meskipun menurut Anda hal itu tidak mungkin untuk dimaafkan. Cobalah melepaskan amarah dengan memaafkannya. Percayalah, Anda akan merasakan "pelepasan beban" yang membuat hidup jauh lebih ringan untuk dijalani.
7. TOLERANSI
Belajar menerima orang lain seperti apa adanya, bukan ingin menjadikan mereka sesuai kehendak Anda. Dengan sikap toleran ini, maka pada saat Anda berbicara, itu akan lebih didengarkan oleh orang lain.
8. MILIKI SAHABAT KARIB
Seorang sahabat karib, bisa dipercaya, dan dapat memberikan dukungan buat Anda, pada saat diperlukan. Sahabat juga tempat untuk berbagi. Dengan berbagi, gemuruh amarah akan menemukan pelepasannya, sehingga bisa diredakan.
9. BAHASA POSITIF & LUGAS
Meskipun marah karena merasakan ketidak adilan pada diri Anda, tetaplah fokus dan selektif. Gunakan bahasa positif namun lugas, simple, dengan nada suara yang rendah. Ini bisa membuat rasa marah mereda, dan bicara Anda pun akan lebih diperhatikan, dibandingkan jika Anda mengungkapkannya dengan nada tinggi dan keras, apalagi jika sampai memaki dan menghujat...yang mana bisa saja "seluruh isi kebun binatang" keluar dari mulut Anda.
10. MEMELIHARA BINATANG
Nah, daripada "seluruh isi kebun binatang" keluar dari mulut Anda, saat marah...mendingan Anda memelihara hewan kesayangan. Ini tidak menuntut banyak, kecuali makanan dan perhatian. Memelihara hewan kesayangan adalah tindakan bagus dan baik, sebagai awal Anda untuk belajar memperhatikan lingkungan sekitar Anda. Penelitian psikologis, menunjukkan bahwa secara fisik dan emosi, pemilik hewan kesayangan lebih baik, dibandingkan yang tidak memilikinya.
Demikian TIPS 10 LANGKAH MENGENDALIKAN & MENAHAN AMARAH ini. Semoga bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, sesuai dengan keyakinan diri Anda sendiri.
Jumat, 30 September 2011
tujuan yang ingin d capai dr trilogi pendidikan
Dunia pendidikan kini telah banyak terbius oleh berbagai ajaran-ajaran maupun dogma-dogma dari luar negeri yang diajarkan baik dalam pendidikan forma, non-formal maupun informal.
Kita tidak menyadari bahwa banyak dogma ataupun ajaran tersebut tidak sesuai dengan budaya negeri ini. Padahal negeri kita telah memiliki sejumlah tokoh pengajar dan pendidik yang luar biasa, salah satunya adalah pengajaran bapak pendidikan kita, Ki Hajar Dewantara.
Bila dicermati, berbagai persoalan social yang terjadi sekarang adalah akibat lemahnya sikap toleransi antar sesama masyarakat, menurunnya wibawa pemerintah karena berbagai kebijakannya yang dianggap tidak pro rakyat, melemahnya peranan norma dalam mengatur ketertiban masyarakat hingga ketidak percayaan terhadap hukum. Semuanya itu memunculkan berbagai perilaku perilaku anarkis, sadistis, konfrontatif serta berbagai tingkah laku lain yang bertentangan dengan norma sosial, susila, dan agama.
Banyak kalangan yang akhirnya bertanya ”Apa yang salah dengan pendidikan nasional sehingga belum berhasil membangun karakter bangsa sebagaimana yang diamanatkan Pancasila, UUD 1945, dan UU NO. 20 Tahun 2003?”.
Membuat orang berkarakter adalah tugas pendidikan. Esensi pendidikan adalah membangun manusia seutuhnya, yaitu manusia yang baik dan berkarakter.
Pengertian baik dan berkarakter mengacu pada norma yang dianut, yaitu nilai-nilai luhur Pancasila yang sepenuhnya terintegrasi ke dalam harkat dan martabat manusia (HMM). HMM yang mengandung nilai-nilai luhur Pancasila inilah yang menjadi basis pendidikan. Dalam hal ini, paradigma pendidikan yang dikembangkan dan diimplementasikan adalah memuliakan kemanusiaan manusia, yang mana kemanusiaan manusia adalah HMM itu sendiri.
Pendidikan terwujud melalui proses pembelajaran. Proses pembelajaran ini terjadi tidak hanya sekedar pada tahap transfer pengetahuan (knowledge) semata, melainkan juga pada tahap transfer keterampilan (skill) hingga pada tahap transfer nilai-nilai (values) yaitu nilai-nilai kehidupan pada umumnya dan nilai-nilai spiritual keagamaan. Tahap inilah yang pada akhirnya mengarah kepada pembentukan karakter (character). Pendidikan pada akhirnya adalah pembangunan karakter.
Proses pembelajaran yang bermuatan pendidikan karakter itu dapat kita implementasikan dari ajaran pendidikan yang dikemukakan oleh Ki Hajar Dewantara melalui Trilogi Pendidikan yang diajarkannya, yaitu ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. Arti dari semboyan Trilogi pendidikan ini adalah: tut wuri handayani (dari belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan dan arahan), ing madya mangun karsa (di tengah atau di antara murid, guru harus menciptakan prakarsa dan ide), dan ing ngarsa sung tulada (di depan, seorang pendidik harus memberi teladan atau contoh tindakan yang baik).
Sudah waktunya guru-guru meninggalkan metode lama mengajar yang hanya sekadar melaksanakan tuntutan tugas dan mengejar target kurikulum semata, sehingga tidak memiliki idealisme menjadi seorang pendidik. Tinggalkan mengajar tanpa dilandasi hakikat dari mengajar itu sendiri.
Guru dituntut untuk kembali seperti yang Ki Hajar Dewantara katakan yakni seorang yang ing ngarso sing tulodo, ing madyo mangun karso dan tut wuri handayani. Guru yang bukan hanya mengajar, tapi juga mendidik.
Aktualisasi ajaran Ki Hajar Dewantara di era globalisasi ini untuk membangun karakter bangsa, sudah sangat mendesak diterapkan.
Kalau itu dilakukan, Indonesia akan bebas dari predikat negara terkorup, birokrasi terburuk, dan lainnya, yang kesemuanya itu disebabkan lemahnya system pendidikan yang berkarakter budaya Indonesi
Perlu langkah bersama untuk mewujudkannya, sehingga Indonesia berubah jadi bangsa berkarakter tinggi
Kita tidak menyadari bahwa banyak dogma ataupun ajaran tersebut tidak sesuai dengan budaya negeri ini. Padahal negeri kita telah memiliki sejumlah tokoh pengajar dan pendidik yang luar biasa, salah satunya adalah pengajaran bapak pendidikan kita, Ki Hajar Dewantara.
Bila dicermati, berbagai persoalan social yang terjadi sekarang adalah akibat lemahnya sikap toleransi antar sesama masyarakat, menurunnya wibawa pemerintah karena berbagai kebijakannya yang dianggap tidak pro rakyat, melemahnya peranan norma dalam mengatur ketertiban masyarakat hingga ketidak percayaan terhadap hukum. Semuanya itu memunculkan berbagai perilaku perilaku anarkis, sadistis, konfrontatif serta berbagai tingkah laku lain yang bertentangan dengan norma sosial, susila, dan agama.
Banyak kalangan yang akhirnya bertanya ”Apa yang salah dengan pendidikan nasional sehingga belum berhasil membangun karakter bangsa sebagaimana yang diamanatkan Pancasila, UUD 1945, dan UU NO. 20 Tahun 2003?”.
Membuat orang berkarakter adalah tugas pendidikan. Esensi pendidikan adalah membangun manusia seutuhnya, yaitu manusia yang baik dan berkarakter.
Pengertian baik dan berkarakter mengacu pada norma yang dianut, yaitu nilai-nilai luhur Pancasila yang sepenuhnya terintegrasi ke dalam harkat dan martabat manusia (HMM). HMM yang mengandung nilai-nilai luhur Pancasila inilah yang menjadi basis pendidikan. Dalam hal ini, paradigma pendidikan yang dikembangkan dan diimplementasikan adalah memuliakan kemanusiaan manusia, yang mana kemanusiaan manusia adalah HMM itu sendiri.
Pendidikan terwujud melalui proses pembelajaran. Proses pembelajaran ini terjadi tidak hanya sekedar pada tahap transfer pengetahuan (knowledge) semata, melainkan juga pada tahap transfer keterampilan (skill) hingga pada tahap transfer nilai-nilai (values) yaitu nilai-nilai kehidupan pada umumnya dan nilai-nilai spiritual keagamaan. Tahap inilah yang pada akhirnya mengarah kepada pembentukan karakter (character). Pendidikan pada akhirnya adalah pembangunan karakter.
Proses pembelajaran yang bermuatan pendidikan karakter itu dapat kita implementasikan dari ajaran pendidikan yang dikemukakan oleh Ki Hajar Dewantara melalui Trilogi Pendidikan yang diajarkannya, yaitu ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. Arti dari semboyan Trilogi pendidikan ini adalah: tut wuri handayani (dari belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan dan arahan), ing madya mangun karsa (di tengah atau di antara murid, guru harus menciptakan prakarsa dan ide), dan ing ngarsa sung tulada (di depan, seorang pendidik harus memberi teladan atau contoh tindakan yang baik).
Sudah waktunya guru-guru meninggalkan metode lama mengajar yang hanya sekadar melaksanakan tuntutan tugas dan mengejar target kurikulum semata, sehingga tidak memiliki idealisme menjadi seorang pendidik. Tinggalkan mengajar tanpa dilandasi hakikat dari mengajar itu sendiri.
Guru dituntut untuk kembali seperti yang Ki Hajar Dewantara katakan yakni seorang yang ing ngarso sing tulodo, ing madyo mangun karso dan tut wuri handayani. Guru yang bukan hanya mengajar, tapi juga mendidik.
Aktualisasi ajaran Ki Hajar Dewantara di era globalisasi ini untuk membangun karakter bangsa, sudah sangat mendesak diterapkan.
Kalau itu dilakukan, Indonesia akan bebas dari predikat negara terkorup, birokrasi terburuk, dan lainnya, yang kesemuanya itu disebabkan lemahnya system pendidikan yang berkarakter budaya Indonesi
Perlu langkah bersama untuk mewujudkannya, sehingga Indonesia berubah jadi bangsa berkarakter tinggi
Langganan:
Postingan (Atom)
